Kebahagiaan

Hm.. Mendadak terpikir soal kebahagiaan. Ya ini salah satu pelengkap sekaligus penyempurna hidup kita kan.. Pernah terbayang ga, hidupnya sih dinamis tapi ga punya bahagia? Tersiksalah ya.. Kemungkinan orang-orang yang pada pengen dengan segera mengakhiri hidupnya pasti karna ga punya bahan pelengkap ini.

Tapi bahagia tuh relatif. Sama relatifnya dengan kata ‘Cantik’. Semua tergantung dari sudut apa kita memandang si bahagia itu. Kalo menurut kita dengan punya iPad udah bahagia, ya itu ukuran kita (curcol, haha); menurut orang lain mungkin bahagia adalah waktu menemukan pasangan hidupnya, atau mungkin waktu dapet warisan yang ga akan abis sampe keturunan ke dua puluh, ya terserah kan… =.=

Gw baru aja mendapat pencerahan dari seorang sahabat, kalo ternyata temen yang selama ini gw anggap sedikit mengesalkan tanpa gw tau apa yang menyebabkan dia begitu menyebalkan (oke ini aneh!), ternyata dia hanya berbahagia kalo ada pacarnya. Salah? Engga. Tapi ga tau kenapa gw ngerasa sedih aja sih.. 

Karna gw pikir, ukuran sebuah kebahagiaan itu ga bisa ditujukan pada satu hal aja, banyak hal yang lho yang seharusnya bisa mendukung kebahagiaan itu sendiri. Kebayang ga sih waktu takdir gitu aja ngambil satu-satunya hal ini? There’ll be no more happiness, iya ga sih?! Haha..

Ya maksud gw sih dengan banyaknya hal/syarat-syarat yang bisa bikin kita bahagia itu akan lebih membuat kita ga mudah berlarut-larut karna masih ada hal lain yang bisa bikin kita tersenyum. Hm, tapi ini sih pemikiran gw aja..

krik~